Sidang Pertama : Ahok Bercucuran Air Mata

Sidang pertama kasus penistaan agama dengan terdakwa Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok diwarnai dengan bercucuran air mata. Sidang pertama Ahok resmi digelar di gedung bekas Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, JL. Gajah Mada, Jakarta Pusat, pada hari Selasa, tanggal 13 Desember 2016, pukul 09.00 WIB.

Sidang Pertama : Ahok Bercucuran Air Mata
Foto Basuki Tjahaja alias Ahok diruang sidang PN Jakarta Pusat, JL. Gajah Mada, Selasa ( 13/12/2016 )



Sidang pertama Ahok ini, dipimpin oleh Hakim Ketua Dwiarso Budi Santiarto. Dalam sidang kasus penistaan agama yang dilakukan oleh Ahok sebagai tersangka yang membawa – bawa surat Al Qur’an : Al Maidah Ayat 51 ini, Gubernur Non Aktif DKI Jakarta atau Ahok dituntut dengan pasal 156 a KUHP atau Pasal 156 KUHP.

Suasana sidang mendadak terasa hening, semua mata dan telinga seisi ruangan sidang tertuju saat Ahok bercucuran air mata ketika dirinya menceritakan tentang Ayah kandungnya yang bersumpah dengan ayah angkatnya seorang mantan Bupati Bone Andi Baso Amir. Ahok disidang pertamanya ini, dirinya beberapa kali menahan tangis. Tisu beberapa kali diberikan oleh penasihat hukumnya.

Tidak melihat dan mendengar dengan jelas jalanan nya persidangan yang sedang berlangsung,  diluar ratusana suara pendemo yang tidak dapat masuk keruangan siding meneriakan kata Kafir…Kafir…Penjarakan Ahok.

Ruhut Sitompul yang hadir disidang pertama Ahok, dirinya pun beberapa kali menghapus ait matanya dengan sapu tangan.

Sambil tersedu – sedu Ahok berbicara “ Bapak Hakim Yang Mulia……bagaimana saya menista agama ayah angkat saya. Ayah angkat dan saudara saya saya sangat hormati “.Sekali lagi Ahok tidak rela bahwa dirinya disebut sebagai penista agama.



Jika Anda menyukai Artikel di blog ini, Silahkan klik disini untuk berlangganan gratis via email, Anda akan mendapat kiriman artikel setiap ada artikel yang terbit di Kabarkan.com